
Cer-PELI (cerita pendek sekali)
Tak biasanya Omku yg satu ini bangun pagi. Lama dia mendekam di kamar mandi. Tak terdengar gayung beradu dengan air. Selain sesekali terdengar gemericik air jatuh. Sebentar saja.
Hampir satu jam ketika terdengar derit pintu dibuka. Omku, Rusmanto, terlihat ..
menggigit senyumnya sambil cepat berlalu masuk kamar.
Disapunya rambutnya dg sisir yg sudah ompong di sanasini. Kuhitung sudah sepuluh model rambut yg dia coba. Belum ada satu pun yg cocok. Dahinya berkerut. Di acak-acaknya lagi rambut kepalanya yg sudah banyak rongga kosong itu.
"Huh susah juga atur rambut ini. Sesusah aku putuskan Marni jadi istriku...." sungutnya.
Sudah dua jam, omku belum juga sreg dengan gaya rambutnya.
Sampai kudengar teriakan putus asanya.
"Mbak Tari mbok tolong bantu aku nyisir rambut. Atau aku hari ini gak jadi ke penghulu saja ya. Jujur, aku sebenarnya takut jg mau nikahi Marni," ujar omku pada kakak tertuanya.
# (mohon maaf klo ada kesamaan nama itu bukan disengaja)
Komentar