KRITIK atas kinerja DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) makin bertumpuk. Setelah persoalan rencana pembangunan gedung baru DPR, soal kunjungan DPR ke luar negeri selalu menjadi sorotan tajam. Masyarakat mempertanyakan efektivitas dan manfaat dari kunjungan-kunjungan yang selama ini dilakukan. Selain memerlukan beaya yang tidak sedikit, banyak kunjungan yang ternyata kurang bermanfaat dan bahkan terkesan hanya untuk wisata menghabiskan dana saja. Kunjungan Komisi VIII ke Australia, menuai kritikan paling keras. Kritikan yang dilontarkan Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) terhadap kunjungan kerja DPR ke Australia, membuka mata kita semua atas kesia-siaan kunjungan itu. Direktur Lima Ray Rangkuti menyebutkan, PPIA telah membuka mata masyarakat Indonesia bahwa DPR tak juga dapat membenahi persoalan-persoalan mudah dan sepele tapi substantif di tengah-tengah wacana perbaikan dan peningkatan kualitas anggota Dewan. Pertanyaan adakah alamat e-mail sangat sederhana, tapi prinsipiil dalam...
Adalah house of art&culture. Rumah seni&budaya, kuliner, serta rumah kehidupan. Omah Kebon, diharap tak hanya jadi rumah mimpi, tapi rumah kasunyatan. Because, se-beruntung2-nya orang yg lupa, masih untung yg slalu ingat&waspada. Ketika sadar kita sering tergagap&terperangah. Ternyata selama ini kita banyak dibuai mimpi. Persoalannya, bagaimana cara mewujudkan mimpi2 itu? I think, biarkan kesadaran membimbing kita. Soo good luck, smg Anda beruntung dlm kehidupan ini.