Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Bahasa Asing tak Bisa, Ngapain Studi Banding ke Luar

KRITIK atas kinerja DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) makin bertumpuk. Setelah persoalan rencana pembangunan gedung baru DPR, soal kunjungan DPR ke luar negeri selalu menjadi sorotan tajam. Masyarakat mempertanyakan efektivitas dan manfaat dari kunjungan-kunjungan yang selama ini dilakukan. Selain memerlukan beaya yang tidak sedikit, banyak kunjungan yang ternyata kurang bermanfaat dan bahkan terkesan hanya untuk wisata menghabiskan dana saja. Kunjungan Komisi VIII ke Australia, menuai kritikan paling keras. Kritikan yang dilontarkan Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) terhadap kunjungan kerja DPR ke Australia, membuka mata kita semua atas kesia-siaan kunjungan itu. Direktur Lima Ray Rangkuti menyebutkan, PPIA telah membuka mata masyarakat Indonesia bahwa DPR tak juga dapat membenahi persoalan-persoalan mudah dan sepele tapi substantif di tengah-tengah wacana perbaikan dan peningkatan kualitas anggota Dewan. Pertanyaan adakah alamat e-mail sangat sederhana, tapi prinsipiil dalam...

Negeri Aneh Penyuka Harpitnas

INILAH negeri yang aneh, senang sekali kalau mendapatkan harpitnas (hari kejepit nasional)? Pegawai negeri libur, kantor-kantor layanan publik tutup. Lalu kemana warga harus mengurus keperluannya kalau mendadak libur panjang karena ada harpitnas? Keputusan pemerintah mengenai cuti bersama di hari Senin (16/5/2011) lalu, membuahkan kontroversi di berbagai kalangan. Alasan pemerintah menetapkan tambahan hari cuti bersama di hari Senin yang disambung hari Selasa, dinilai bukanlah alasan yang tepat Pengumuman cuti bersama 2011, secara mendadak, dilakukan Jumat (13/5) sore. Dalam rilisnya, Humas Kantor Menko Kesra menyatakan, libur tersebut berdasarkan keputusan bersama 3 menteri. Disebutkan, dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja, hari libur dan cuti bersama, dipandang perlu ditata kembali pelaksanaannya. Ketiga menteri yang bersepakat adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE. Mangindaan, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Menteri Tenaga Ke...

Koruptor Digantung Saja Biar Cepet Kering

PERANG melawan korupsi di Indonesia ternyata tidak semudah yang kita duga. Dalam banyak kasus, penyelesaian kasus korupsi belum bisa menyentuh akar persoalannya. Ringannya hukuman yang ditimpakan kepada pelaku korupsi juga belum mampu memberikan efek jera kepada pelaku yang bersangkutan dan belum juga mampu menumbuhkan rasa takut di hati pelaku atau calon pelaku korupsi yang lain. Bahkan adanya wacana pembebasan kepada pelaku korupsi dalam jumlah uang yang dinilai sedikit, makin membuat miris hati ini. Mestinya, kepada pelaku korupsi dikenakan hukuman berat yang menyangkut pidana badan, sanksi ekonomi dan sosial. Usulan pemiskinan kepada koruptor adalah wacana yang cukup menarik. Selain itu, penayangan wajah koruptor seperti dulu pernah dilakukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) adalah langkah hukuman sosial untuk membuat malu. Dengan hukuman berat, paling tidak akan mampu membuat calon koruptor untuk berpikir ulang sebelum melakukan aksinya. Karena jika dia tertangkap, bukan hanya d...

AIDS, AIDS, AIDS, Ooh AIDS

ANCAMAN penyakit mematikan, AIDS, masih menjadi momok. Memerangi penyakit tersebut, tidak terbatas pada penyakit itu sendiri, namun juga memerangi perilaku menyimpang dari masyarakat kita dewasa ini. Kebiasan melakukan hubungan seks bebas dengan banyak orang, pemakaian obat-obatan terlarang melalui jarum suntik secara bersama-sama, mendominasi proses penularan penyakit tersebut. Data yang dimiliki Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau cukup mengejutkan. Sebanyak 174 Wanita Pekerja Seks (WPS) di Provinsi Riau dinyatakan positif mengidap HIV. Namun yang lebih mengerikan adalah ke-174 WPS tersebut masih tetap menjajakan dirinya seperti biasa. Menurut KPA Riau, para pekerja seks komersial tersebut tersebar di seluruh seluruh kawasan Riau. Baik di areal lokalisasi terselubung maupun non lokalisasi terselubung. Fakta tersebut tentu akan semakin mengibaratkan penyakit ini sebagai fenomena gunung es. Para pengidap yang terdata, bisa jadi masih merupakan bagian kecil dari jumlah penderita yang ...

Pemilukada: Consumer Oriented

SELESAI sudah tahapan pencoblosan Pemilihan Walikota Pekanbaru periode 2011-2016. Para pemilih di kota Pekanbaru telah menentukan pilihannya, Rabu (18/5) kemarin. Pasangan H Firdaus ST MT - Ayat cahyadi Ssi dan Dra Hj Septina Primawati MM - H Erizal MM, tinggal menunggu hasil penghitungan suara untuk menentukan siapa yang lebih unggul diantara mereka. Siapa yang unggul diantaranya, tentu harus diapresiasi seluruh masyarakat Pekanbaru dan mendapatkan kebesaran hati dari pasangan yang kalah untuk mengakui keunggulan sang pemenang. Jiwa besar sangat diperlukan dalam proses pesta demokrasi ini. Kalah-menang bukanlah tujuan utama, karena yang paling penting bagi setiap pasangan yang maju adalah bagaimana memajukan dan mensejahterakan warganya. Kemenangan Pemilukada perlu diimplementasikan sebagai kemenangan seluruh warga Pekanbaru, bukan hanya kemenangan perorangan atau kelompok saja. Dan kemenangan itu, tentu saja adalah bentuk suatu amanah kepercayaan dari warga. Dalam proses pemilihan ke...

Matinya Orang Paling Berbahaya

ORANG paling dicari di dunia Osama Bin Laden telah tewas beberapa minggu lalu. Kematian orang yang dianggap paling berbahaya di dunia itu, diumumkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Obama menyebutkan, Osama tewas di pinggiran Islamabad, Pakistan. Pria kelahiran Arab Saudi itu tewas dalam operasi intelijen AS yang menargetkan sebuah gedung di pinggiran Islamabad. Ada luka tembak di kepala Osama. Selama ini, nama Osama selalu dikaitkan dengan sejumlah serangan atau tragedi yang mengerikan. Bahkan pemerintah AS pernah menawarkan US$ 50 juta bagi yang mengetahui keberadaan Osama. Sementara FBI memasukkan Osama dalam daftar 10 buronan paling dicari. Osama telah diburu Angkatan Bersenjata AS sejak serangkaian serangan terhadap target-target Barat termasuk serangan 11 September 2001 di New York dan Washington. Dalam teror-teror yang terjadi dibelahan dunia dan bahkan Indonesia, nama pria ini juga selalu dikait- kaitkan. Sebelum kejadian Senin awal Mei lalu, berita te...

Kunanti Janjimu

MASA kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Wali Kota Pekanbaru, sudah dimulai. Awal kampanye dimulai 1 Mei yang kebetulan jatuh pada hari Minggu dan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day). Masa kampanye ini akan berlangsung selama 14 hari, hingga 14 Mei 2011. Pemilukada Wali Kota Pekanbaru, masa jabatan 2011-2016 ini, hanya diikuti dua pasangan calon. Pasangan calon wali kota dengan nomor urut satu adalah Firdaus MT-Ayat Cahyadi (PAS) dan nomor urut dua adalah Septina Primawati Rusli-Erizal Muluk. Kedua pasangan calon, kemarin mengawali hari pertama kampanye dengan melakukan pemaparan visi dan misi di Kantor DPRD Pekanbaru. Suasana kampanye perdana cukup semarak dengan kehadiran ratusan pendukung pasangan Firdaus-Ayat dan pasangan Septina-Erizal. Setiap kali, poin-poin penting berisi janji-janji pembangunan didengungkan kedua pasangan, ditingkahi teriakan yel-yel dari para pendukung mereka. Sudah menjadi rahasia umum, menjelang Pemilukada, para calon pem...