PERANG melawan aksi korupsi tampaknya mulai mengendur di tanah air kita. Perangkat hukum terhadap aksi ini, sepertinya belum seia sekata dalam upaya pemberantasankejahatan kerah putih tersebut. Di satu sisi, ada aparat yang semangat membasminya, namun di sisi lain ada pula yang terkesan ogah-ogahan. Hukum, selama ini, dirasa belum berpihak pada "keadilan". Terkesan sekali, perangkat undang- undang yang dikenakan dan tengah dipersiapan untuk para koruptor terlalu ringan. Tidak memberikan unsur pendidikan dan membuat jera para pelaku korupsi. Seringkali dalam putusan pengadilan, para koruptor yang telah menggerogoti uang negara ratusan hingga milyaran rupiah hanya dihukum di bawah sepuluh tahun. Hukuman terhadap mereka, jika dibanding-bandingkan dengan hukuman terhadap pencuri ayam, tidak berbeda jauh. Secara norma etika, latar belakang kedua kejahatahn tersebut sebenarnya cukup drastis berbeda. Jika pencuri ayam mencuri karena memang dihimpit kebutuhan hidup, sementara korupto...
Adalah house of art&culture. Rumah seni&budaya, kuliner, serta rumah kehidupan. Omah Kebon, diharap tak hanya jadi rumah mimpi, tapi rumah kasunyatan. Because, se-beruntung2-nya orang yg lupa, masih untung yg slalu ingat&waspada. Ketika sadar kita sering tergagap&terperangah. Ternyata selama ini kita banyak dibuai mimpi. Persoalannya, bagaimana cara mewujudkan mimpi2 itu? I think, biarkan kesadaran membimbing kita. Soo good luck, smg Anda beruntung dlm kehidupan ini.