Cer-peli (cerita pendek sekali) PAGI ini aku mabuk anggur. Tak cukup satu sloki kuteguk, yang kata banyak orang, justru baik untuk kesehatan. Pagi ini, sebanyak tiga cangkir kopi, kureguk manisnya anggur cap Gancia (Grand R eale). Anggur produksi Itali itu oleh-oleh sahabatku yang baru saja pulang dari negeri 'Mafioso'. "Jangan minum banyak2. Satu sloki aja kalau hendak tidur. Biar anget dan bisa tidur pulas. Istrimu kalau lagi hamil dan anak abg-mu jangan kau ajak minum ya," pesannya. Satu nasehatnya kulanggar. Aku tak pernah minum malam. Pulang kantor, badan loyo dan ngantuk, mengalahkan keinginan untuk menikmati anggur. Beberapa kali aku justru meminumnya di pagi hari. Sensasi anggur di mulut membuat cleng!!!! Bergairah. Gairah pagi. Sementara dua nasehat lainnya juga tak pernah kulakukan, apalagi kulanggar. Istriku tak lagi hamil dan dia tak pernah tahu aku sembunyikan anggur. Demikian pula anakku juga tak tahu, bapaknya menyimpan anggur olahan pabrik yang berdiri...
Adalah house of art&culture. Rumah seni&budaya, kuliner, serta rumah kehidupan. Omah Kebon, diharap tak hanya jadi rumah mimpi, tapi rumah kasunyatan. Because, se-beruntung2-nya orang yg lupa, masih untung yg slalu ingat&waspada. Ketika sadar kita sering tergagap&terperangah. Ternyata selama ini kita banyak dibuai mimpi. Persoalannya, bagaimana cara mewujudkan mimpi2 itu? I think, biarkan kesadaran membimbing kita. Soo good luck, smg Anda beruntung dlm kehidupan ini.