
Cer-PELI (cerita pendek sekali)
Malam sudah hampir larut, tapi pintu itu belum jg terbuka. Gelas di tangan Rusman pun juga sudah kosong dan hanya menyisakan bau panas menyengat.
Entah apalagi yg harus lelaki malang itu minum, semuanya sudah tak tersisa. Dicobanya iseng melakukan sesuatu, namun tak juga bisa mengusir rasa galau menunggu pintu terbuka.
Ini kali ketiga, Rusman terjebak realita harus tidur di ruang tamu.
Sejak menikah, setiap kali keluarga Surti, istrinya, datang, maka dia harus merelakan kamarnya untuk keluarga istrinya.
Celakanya lagi, Surti selalu ingin tidur di pelukan ibunya, dpd di pelukan Rusman.
Rusman mendengus. Dia bertekat mengakhiri tabiat minum air api agar bisa berhemat. Menabung, untuk membangun rumah dg sepuluh kamar. #
Komentar