Kita, sebagai pimpinan harus bertanggungjawab pada kondisi partai dan perusahaan. Jatuh bangun, itu hal biasa dan kita harus siap menjalaninya," dengan mimik serius dan dahi berkerut, Mas Triyono membuka komentarnya siang itu.
Bla bla bla, ba bi bu, berpanjang lebar Mas Tri berkata-kata. Tak peduli dia, meski Hadi dan Prayogo, terus menerus men
guap. Sementara Hartono dan Bambang asyik ngobrol sendiri sambil jarinya lincah mengupas kacang kulit.
Plang plung kacang yang sudah terkupas masuk ke mulut. Suaranya berdecah, karena mengunyah sambil tak henti mengoceh.
Peserta rapat lainnya, terlihat terkantuk-kantuk. Ada yang mengangguk-angguk, sisanya menggeleng-gelengkan kepala mencoba membuang rasa berat di kepala.
Bla bla bla, ba bi bu, ba bi bu. Jadi pimpinan harus begini begitu. Bla bla bla, ba bi bu, pimpinan hakikatnya adalah bla bla bla. Mas Tri tetap semangat berbicara di hadapan anak buahnya. Siang itu, Partai Persida sedang rapat serius.
Tantangan ke depan meningkat semakin berat. Lawan makin menggeliat, sementara kebutuhan harian juga makin membekap. Mana yg harus didahulukan? Dua-duanya penting.
Menjadi nomor satu dan jadi pilihan rakyat adalah keharusan kalau ingin bertahan dus berkembang.
Namun bagaimana perut tak lapar dan keluarga di rumah tercukupi juga menjadi hal utama agar kita bisa fokus bekerja dan berkarya.
Bla bla bla, ba bi bu. Mas Tri, bukannya kami tak loyal dan tak mau bekerja. Tapi kami juga menunggu bla bla bla, ba bi bu, MasTri, soal kesejahteraan kami.
Ayo dong Mas, cepetin dong bla bla bla dan ba bi bu nya soal itu. Kami menunggu perhatian dan keberanianmu.
Mas Tri takut untuk berjanji ya? Kan ini janji untuk anggota Mas, bukan untuk pemilih. Gimana sih Mas ini!!!!!! ****
Plang plung kacang yang sudah terkupas masuk ke mulut. Suaranya berdecah, karena mengunyah sambil tak henti mengoceh.
Peserta rapat lainnya, terlihat terkantuk-kantuk. Ada yang mengangguk-angguk, sisanya menggeleng-gelengkan kepala mencoba membuang rasa berat di kepala.
Bla bla bla, ba bi bu, ba bi bu. Jadi pimpinan harus begini begitu. Bla bla bla, ba bi bu, pimpinan hakikatnya adalah bla bla bla. Mas Tri tetap semangat berbicara di hadapan anak buahnya. Siang itu, Partai Persida sedang rapat serius.
Tantangan ke depan meningkat semakin berat. Lawan makin menggeliat, sementara kebutuhan harian juga makin membekap. Mana yg harus didahulukan? Dua-duanya penting.
Menjadi nomor satu dan jadi pilihan rakyat adalah keharusan kalau ingin bertahan dus berkembang.
Namun bagaimana perut tak lapar dan keluarga di rumah tercukupi juga menjadi hal utama agar kita bisa fokus bekerja dan berkarya.
Bla bla bla, ba bi bu. Mas Tri, bukannya kami tak loyal dan tak mau bekerja. Tapi kami juga menunggu bla bla bla, ba bi bu, MasTri, soal kesejahteraan kami.
Ayo dong Mas, cepetin dong bla bla bla dan ba bi bu nya soal itu. Kami menunggu perhatian dan keberanianmu.
Mas Tri takut untuk berjanji ya? Kan ini janji untuk anggota Mas, bukan untuk pemilih. Gimana sih Mas ini!!!!!! ****
Komentar